“Opung! Mana ada awak macam tu!” sahut Kris dengan wajah sewot. Opung yang hanya becanda saja, karena suasana tegang di dalam kamar Monica. Padahal, menurut Opung tidak ada yang parah dengan Monica melihat dari bibirnya yang kering dan pecah-pecah, ia hanya kehausan saja. Kembali terdengar ketukan di pintu Kris pun keluar dari kamar untuk membuka pintu dan mencari tahu, siapa yang datang. Begitu pintu dibukanya tampak seorang pria dengan pakaian dokter dan tas medis di tangannya. Menyadari, kalau pria paruh baya itu adalah dokter yang dipanggil mertuanya. Kris pun mempersilakan dokter tersebut masuk kamar untuk memeriksa keadaan Monica. Dokter itu pun masuk kamar dan ia meminta kepada semua yang ada di kamar tersebut untuk keluar, kecuali suami dan Maminya yang diperbolehkan untuk ting

