112. Pertemuan Keluarga

2558 Kata

“Jadi gimana Dit?, Adis sudah bersedia tuh elo lamar, elo mau gimana?” akhirnya bang Reno berkomentar juga. Aku melirik Radit yang menatap papa dan mamaku. “Saya akan menuruti tata cara yang pak Prass perintahkan. Setiap keluarga jelas punya tradisi, baiknya gimana dalam urusan tata cara lamaran, mama saya bilang gitu pak Prass” jawab Radit. Papa bukannya jawab, malah menatap om Narez dan eyang kung. “Gimana pah?, bang Narez?” tanya papaku pada keduanya. Eyang kung menghela nafas. “Abang ikut gimana pun pendapat papamu Prass” jawab om Narez. Semua jadi menatap eyang kung. “Kita belum mengenal secara personal orang tua Radit dan keluarganya, gimana kalo pertemuan perkenalan dulu, untuk mencegah rasa canggung saat acara lamaran resmi di gelar” jawab eyang kung. “Benar tuh eyang bila

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN