Pagi-pagi Keina sudah turun agar bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Dia berencana mengosongkan waktu setelah makan siang karena ingin menemui sang tunangan. Sesampainya di kantor, gadis itu meminta sekretaris menyerahkan laporan dan berkas yang harus dicek hari ini pagi-pagi. “Serahkan semuanya. Saya ada urusan mendesak nanti siang.” Keina juga memanggil menajer regional untuk melaporkan kejadian terbaru, meyakinkan semua berjalan baik, setiap gerai dan divisi memulai pagi tanpa hambatan. Manajer regional memberi laporan setelah mendapat informasi detail dari manajer toko setelah briefing pagi dari supervisor. Sekretaris memberikan beberapa berkas, salah satunya desain-desain pakain dewasa yang akan dijahit untuk dipajang di outlet tiga bulan kemudian. Sejauh matanya memandang, ti

