Sah

1448 Kata

Max pulang, meninggalkan Hanna yang masih dalam masa berkabung. Max pulang untuk sehari atau dua hari, dia juga akan mempersiapkan dokumen untuk pernikahannya dengan Hanna. Sepanjang perjalanan pulang menuju Jakarta, banyak sekali yang Max pikirkan. Kini, perempuan yang selalu jadi pelampiasan nafsunya itu adalah seorang anak yatim piatu. Apakah Max masih akan tega memperlakukannya dengan semena-mena? Entahlah, sisi gelap hati seorang Max adalah misteri, tak ada yang benar-benar bisa memasukinya. *** Max mengemasi beberapa pakaian ke dalam koper kecil miliknya, dia juga memasukan beberapa dokumen pentingnya. Tok tok, ada yang mengetuk pintu kamarnya. Max segera menutup kopernya lalu melihat siapa yang mengetuk pintu kamarnya itu. "Hai, Max ...." Ternyata yang datang adalah Aria

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN