Bab 55 : Rindu Rumah

1067 Kata

Kebiasaan yang jarang sekali hilang dalam kehidupan Re-Na semenjak debut adalah rindu rumahnya yang hangat. Dulu ayahnya selalu menyiapkan sarapan sebelum berangkat kuliah. Masa-masa itu adalah paling menyenangkan. Bahkan, sampai sekarang masih sering dibayangkan oleh Re-Na. Dulu ayahnya yang selalu protective menanyakan Re-Na setiap kali jam waktu pulang kuliah. Meskipun terkesan dingin. Ayahnya adalah sosok terhangat yang dimilikinya. Walaupun ia tidak mengingat wajah ibunya, jauh di lubuk hati Re-Na sangat merindukannya. Ada sudut yang memerlukan kasih sayang seorang ibu. Saat ini Re-Na sedang berdiri di depan rumah berlantai dua di daerah Seoul. Lebih tepatnya Jongno. Rumah berlantai dua dengan cat dinding cokelat dan kayu jati sebagai penopangnya. Halaman rumahnya meskipun tidak luas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN