Bab 15 : Momen Terbaik

1109 Kata

Min-Seo bisa dibilang nekat. Karena memilih untuk tertidur di apartemen Re-Na kemarin malam. Tentu saja hal itu bukannya disengaja. Melainkan karena mereka sedikit mabuk. Sehingga menyebabkan sebuah kekacauan kecil. Tidak hentinya Min-Seo tersenyum menatap wajah Re-Na yang tertidur nyenyak. Mereka tidak melakukan hal-hal yang biasa dilakukan oleh orang dewasa jika mabuk. Hanya sebuah ciuman penuh gelora yang hampir mengambil kesadarannya. Untung saja Min-Seo adalah pria baik yang tidak memanfaatkan kesempatan. Sejak bangun tidur, ia hanya memperhatikan deru napas Re-Na yang beraturan. Melihatnya begitu tenang seakan melupakan kenyataan kalau wanita di hadapannya pernah menolaknya langsung. Meskipun begitu Min-Seo tidak bisa menyerah tanpa berusaha sama sekali. Ia mempunyai alasan untuk m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN