CHAPTER 32

1022 Kata

Di tempat lain, dalam sebuah hotel berbintang dalam Kota Jakarta. Pagi menjelang siang di saat sebagian orang sudah beraktivitas atau menikmati libur akhir pekan bersama keluarga mereka, tetapi bagi sejoli yang juga sahabat yang saling memberi manfaat ini, bangun siang setelah b******u semalaman merupakan hal yang wajar. Saat Bianca membuka matanya, ia melihat Rudy sedang memandangi wajahnya. Pria itu mengingat kejadian semalam, begitu agresifnya wanita muda ini menaklukkan dirinya. Bianca mengerutkan dahinya merasa heran. la berpikir apakah ada air liur yang mengalir dari sudut bibir ke pipinya. la pun mengusap bibirnya mencoba menghapus air liurnya. Rudy yang melihat kelakuan Bianca pun tersenyum menyeringai. "Ada apa?" tanya Bianca kepada Rudy dengan wajah kesal. "Kamu hebat," jawab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN