Tiba-tiba saja, ada suara ketukan dari arah pintu. Kesempatan besar bagi Tia untuk mengalihkan perhatian kedua pemuda itu darinya. Tia berlari menuju pintu dan membuka pintu utama tersebut. Seorang pemuda dengan mengenakan pakaian kasual beserta jaket berbahan denim berdiri di sana. Sontak Tia langsung memegang tangan pemuda itu. "Sayang, aku sudah siap kok," ucap Tia langsung menarik lengan pria tersebut. Tak hanya pria tersebut yang bingung, melainkan Marko dan juga Zaky merasa bingung dengan tingkah adiknya. Pemuda yang disambut oleh Tia, tak lain adalah Ricky. Pria itu membulatkan matanya, bingung saat melihat mata Tia melotot ke arahnya. "Ayo, kita pergi sekarang," ucap Tia dengan manja sambil merangkul lengan Ricky. Ricky melambaikan tangannya ke arah Marko dan Zaky. Zaky memba

