Bima memutuskan untuk membawa Dea pergi ke sebuah kafe yang sama, dengan tempat di mana ia mengajak Dea makan malam untuk pertama kalinya. Sebuah kafe bergaya classic dengan warna coklat muda, yang mendòminasi hampir seluruh bagian ruangannya. Terdapat berbagai ornamen kayu, yang terukir dan dipajang hampir di setiap sudut. Juga beberapa spot lampu yang diatur sedemikian rupa, hingga menimbulkan kesan redup-terang, pada setiap sisinya. Keduanya pun tampak melenggang bersama. Bergandengan tangan menyusuri bagian dalam kafe itu, Bima pun lantas membawa Dea menyusuri satu tempat khusus di bagian dalam, yang terdapat di kafe itu. Menuju pada sebuah pondok kecil di ruangan terbuka, yang sepertinya dibuat khusus untuk pengunjung tertentu saja. Sebuah pondok yang sama dengan tempat yang dulu mer

