17-32

1270 Kata

️ "Demian Anjasmoro! Lo bawa cewek tidur di kamar, hah?" Lengkingan Disha pagi itu terdengar. Demian saat itu sedang ngasih makan Jatayu, burung elangnya, pemberian sang Papa. "Apa sih? Berisik!" Beruntung papa mamanya udah pergi dari tadi. Masih untung kedua orang tua itu mau pulang, walau sekadar buat nyelametin muka doang.  Mereka nggak perlu berkamuflase kalau mereka adalah keluarga bahagia. Menurut Demian yang masih waras ya Disha, kakak perempuan satu-satunya, meskipun gadis itu pun rada-rada abnormal bagi kaum awam. Ternyata suara cempreng Disha yang melengking, terdengar sampai ke kamar  Alee. Gadis itu sampai terperanjat bangun. Alee meraba dadanya. "Itu kakaknya Demi? Hiiyy..." Alee bergidik ngeri. Nggak lama Demian datang dengan senyum terkembang. "Pagi... bobonya nye

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN