17-17

1281 Kata

? Suara Alee teredam isak, kepengennya teriak, atau berhambur memeluk sosok di depannya. Tapi nggak bisa. Alee udah janji, dia nggak bisa lagi langgar semua itu. Berdiri tergugu sambil menutupi wajah dengan kedua tangannya. Demian mengusap-usap punggung cewek itu. Naufal masih berdiri kaku di tempatnya. Dia cukup syok dengan Alee yang tiba-tiba aja nangis begitu cewek itu melihatnya. Apa sedalam itu aku nyakitin kamu, Lee? Kedua cowok itu seolah paham kondisi Alee dan membiarkannya reda sendiri. Terlebih Demian, dia paham posisinya saat ini. Cowok jangkung itu beranjak setelah mendudukkan Alee di sofa. Tapi tangannya cepat dicekal Alee. Demian menatap, mimiknya penuh tanya. Alee menggeleng, lalu menariknya untuk ikut duduk. Naufal merhatiin dengan seksama adegan di hadapannya. "Gim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN