17-18

1082 Kata

?? Nggak akan pernah sama. Mungkin perlahan Alee bakal melupakan Naufal. Semua demi waktu, kan? Apalagi sekarang ada Demian yang siap sedia, dengan rela jadi tameng cewek itu. Nazrael mendekat, duduk di sebelah Alee. Menarik-narik ujung rambut sahabatnya. "Sstt, apaan sih Na?!" Alee menoleh, matanya terbeliak. "Gak salah lo? Pengen banget diseret Pak Radiman ke ruang kedisiplinan? Itu ngapain coba rambut kayak arumanis gitu?" Nazrael mengerucutkan bibirnya,"Cakep tau. Dasar gak tau trend sih," Alee mencibir,"Lebay. Sok fashionable lo," "Nah itu lo ngakuin kalo gue fashionable," Nazrael mengedipkan sebelah matanya. Alee melirik, Nazrael kesenangan, ketawa dia. Dia yakin sekarang, Alee sahabatnya udah baik-baik aja. Mungkin berkat Demian, begitu pikirnya. "Kalian, lo sama Dem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN