17-41

1703 Kata

Langkahnya berderap cepat. Bahkan Nazrael harus berlari biar dapat  menjajari langkah Alee. Nazrael tahu sahabatnya itu tengah diliputi emosi yang sebentar lagi  akan termuntahkan. Maka tadi saat dia masih tertinggal jauh di belakang, Nazrael nelpon Demian buat bantu nenangin Alee. Tanpa basa-basi begitu sampai di depan pintu kamar inap Hellen, gadis itu menonjok Nova hingga ia terjengkang. "Alee!" Pekik orang-orang di sana. Napas Alee memburu. Tari mendekati putri kesayangannya yang tersungkur dengan hidung berdarah. Reinhard mengangkat tangannya tapi Alee menahan dan mencekal tangan lelaki itu sebelum mampir di pipinya yang mulus. "Kurang ajar!" "Anak Om gila! Dia nyulik Acil, sampe  adik saya itu dehidrasi dan pingsan!" "Keanu, fitnah apa lagi ini? Hah?" Reinhard menoleh ke arah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN