17-59

1518 Kata

⚠️ Semua tengah berpikir, berencana, ngatur strategi, mencari informasi sana-sini. Informasi dari Gu cukup membantu. Mereka memang udah nemuin tempat yang sempat diintai Gu dan disinyalir tempat Alee disekap. Pasalnya begitu mereka ke sana tak ditemukan keberadaan Alee. Tentu hal ini bikin marah semua orang. Terlebih Demian. "Mereka selangkah di depan kita," dengkus Nazrael. Demian cuma mengangguk, malas untuk berkomentar. Mereka cuma berputar mengitari lokasi penyekapan. Pandangan Demian kosong, banyak hal yang berkecamuk di pikirannya. Terngiang lagi saat semalam Alee minta ketemuan. "Dem, aku lagi bingung, sedih. Kita ketemu yuk?" "Andai bisa, Lee. Kamu tahu aku mau ujian mid. By phone aja ya? Sok, kamu mau cerita apa, aku dengerin." "Ya gak bisa gitu, Dem. Aku cuma lagi mar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN