BAB 24

2044 Kata

Jika kalian pernah merasa jika waktu tiba-tiba berhenti. Angin berhembus dengan lambat dan menekan setiap tubuhmu hingga kau bisa merasakannya hingga ke tulang-tulang mu. Itu yang Keisha rasakan saat ini, ketika Devan mengatakan hal dimana ia tak pernah menyangka jika dia akan mendengar ucapan itu secepat ini. Kedua mata itu menatapnya dengan begitu intens. Keisha merasakan tubuhnya terbakar namun sesaat ketika semuanya menjadi dingin tubuhnya membeku. "Kau... "Keisha ingin mengatakan sesuatu. Tapi bibirnya terasa keluh. Kerongkongannya terasa kering. "Aku serius. Menikahlah denganku."kalimat itu kembali terdengar. Keisha mengerjapkan kedua matanya terkejut. "Apa kau sudah gila."ucap Keisha ketika suara itu berhasil ia dapatkan kembali. Keisha menyingkir dari hadapan Devan. Ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN