Kaca mobil mereka diketuk oleh seorang Security dengan perlahan Kalian menurunkan kacanya dan pria itu berkata,” Tuan dan Nyonya meminta anda masuk kedalam.” “ Saya?” Sialan jadi sedari tadi Amita tahu sedang dibuntuti. “ Ya hanya Anda tanpa supir Anda!” “ Mang, Mamang pulang saja, Saya akan baik- baik saja.” “ Tapi non.” “ Saya akan telepon Amar atau Mas Keanu kalau ada masalah nanti.” “ Iya, hati- hati non!” Perlahan Kalina turun dengan ragu mengikuti security untuk masuk ke rumah besar itu. “ Mereka sudah menunggu anda didalam.” Pria itu membukakan ruangan yang Kalina tidak bisa menebak ruangan apa. Pintu besar itu tertutup dan Kalina mulai merasakan hawa tidak enak berhembus disekelilingnya. “ Hai Kalina.” Sapa Amita dengan seringainya. Kalina langsung disuguhi pemandangan Am

