Gadis itu membuka matanya dan pemandanngan yang pertama kali hinggap di pelupuk matanya adalah Adam yang menatapnya tajam. Dengan cepat gadis itu bangun dan menubruk pria yang lebih dari seminggu itu menghilang dari peredaran. Kalina rindu setengah mati! “ Cukup!” Adam menjauhkan tubuh gadis itu dan menatapnya marah. Baiklah ini seperti bukan Adam yang bisanya. Sepertinya pria itu marah sekarang. “ Rapikan dirimu dan temui saya di ruang kerja!” hanya itu dan Adam keluar dari dalam kamar dengan membanting pintu. Sialan! Apa Adam sedang PMS? Baiklah sekali jadi gadis yang baik dan penurut Kalian tidak keberatan. Gadis itu meloncat dari atas ranjang dan melesat ke kamar mandi lalu memilih baju santai yang pas serta menghias wajahnya sedikit supaya terlihat segar lalu dengan riang dia nai

