Apa mau kamu, Adam.

1470 Kata

Sekitar satu bulan waktu yang telah berlalu Saras membiarkan semuanya berjalan seperti biasa, wanita itu tidak lagi melakukan upaya untuk mencari tahu ataupun mencari keberadaan Pak Baiq. Wanita itu juga sengaja memasukkan Sang putra ke dalam sebuah tempat les baca dan tulis yang berada tidak begitu jauh dari komplek perumahannya, biasanya sekitar pukul tiga siang Saras akan mengantarkan Violin dan Balin ke tempat les tersebut dan pukul lima sore wanita itu akan menjemput kedua anaknya itu untuk kembali ia ajak ke rumah. Sejak hari di mana Saras berusaha mencari Pak Baiq di sekolah anak-anaknya, laki-laki penjual cilok itu bagaikan hilang ditelan bumi, baik Violin maupun Balin tidak ada yang pernah melihat laki-laki itu berjualan di belakang sekolahan Mereka lagi, laki-laki itu juga ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN