Bryan menghela nafasnya setelah sampai di tempat parkir yang sudah lama tidak dia pijaki. Sudah lebih dari 6 tahun dia tidak ke sini. Drrr ...! HP nya lagi-lagi berdering dan terdapat nama yang sama di layarnya sejak kemarin. Bryan memilih untuk tidak menjawab, ini adalah kali ke 20 HP nya berdering. "Agus sialan! Bisa-bisanya dia terus ngabaiin panggilan gue!" gerutu si penelfon yang diabaikan oleh Bryan. Orangnya tidak lain dan tidak bukan adalah David. "Cy, lo seriusan ngga tau boss lo pergi ke mana?" tanyanya kepada Lucy. Saat ini dia memang sedang berada di kantor Bryan untuk menagih janji. Dan sayangnya ketika dia sampai di sana, Bryan ternyata sedang tidak berada ditempatnya. "Iya pak, saya ngga tau," jawab Lucy untuk kesekian kalinya. "Kok lo ngga tau sih?! Lo kan sekretar

