Bryan pulang ke rumahnya karna dia gagal mendapat ketenangan yang dia inginkan dari laut, dan itu semua gara-gara Leo. Rumahnya tidak terlalu megah. Hanya saja dia memiliki halaman yang sangat luas dan ditumbuhi banyak pohon. Saking luasnya, jika seseorang berjalan dari depan gerbangnya menuju ke pintu rumah, itu akan menghabiskan waktu setengah jam bahkan bisa lebih. Pintu pagarnya tidak pernah dia kunci, dan terdapat sensor otomatis yang berfungsi untuk mendeteksi mobil dan kendaraan lain, Jadi jika semisal ada alat transportasi di depan gerbang, pintu pagar itu akan terbuka secara otomatis. Dan tentu saja hanya Bryan yang mengetahui fakta kalau pintu gerbangnya tidak pernah dikunci. Bahkan para pembantu serta satpamnya pun tidak ada yang mengetahui hal tersebut, mereka semua mengira

