Keesokan harinya Agustin menjalani rutinitas nya yang biasa. Dibangunkan oleh tantenya, ke kamar mandi hanya untuk mencuci muka serta melakukan urusan lainnya selain mandi, dan setelah itu merias diri sembari memuji diri sendiri di depan kaca. "Selamat pagi dunia yang cerah secerah hati dan wajahku!!!" ujar Agustin menyapa dunia setelah sampai di ruang makan. Dan setelah sarapan selesai, seperti biasanya om nya akan mengantarnya ke sekolahan. Agustin kira semuanya baik-baik saja dan tidak ada perubahan, tapi ternyata dia salah. Di tengah perjalanan omnya malah menghentikan mobilnya. "Kenapa om? kok berhenti?" tanya Agustin bingung. "Gus, jujur sama om," ujar omnya tiba-tiba seraya menatap ke arahnya dengan ekspresi serius. "J-jujur gimana maksud om? Agus kan selama ini ngga pernah bo

