34

1126 Kata

"Gus, lo utang cerita sama gue. Lo apain dia sampe dia kondisinya jadi ngedrop gitu?!" tanya David tajam setelah selesai memeriksa Agustin. "Gue ngga ngapa-ngapain dia." "Terus kenapa dia bisa jadi kayak gitu?!" "Gue ngga tau." "Ngga tau?! Bisa-bisanya lo bilang ngga tau padahal dari tadi cuman ada kalian berdua di ruangan ini!" deliknya. "Nyesel gue biarin lo sama dia!" lanjutnya. "Lo apa-apaan sih Vid?! Bisa ngga lo ngga usah nuduh-nuduh gue?!" "Ngga!" jawab David langsung. Bryan menghela nafasnya, "Yaudah terserah lo, urus dia gue mau cabut." Dia beranjak pergi dari sana setelah mengatakannya. "Woi! Lo mau kemana?!" David sontak menahan tangan Bryan untuk menahannya. "Gue udah bawa dia ke hadapan lo seperti yang lo minta, jadi gue udah ngga ada urusan lagi di sini." "Bener-b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN