"Lo semua siapa?" Alexa menaikkan sebelah alisnya menatap mereka. "Pergi! Jangan sampai kami menggunakan kekerasan!" bukannya menjawab, salah satu dari mereka malah mengancam dan mengusir Alexa. "Kekerasan?" beo Alexa seraya berjalan mendekat ke arah mereka. "Coba aja kalo berani," tantangnya saat dia dan mereka sudah tinggal berjarak 1 langkah. Alexa merasa bahagia. Dia sedang bosan dan tuhan dengan baik hatinya mengirim mereka semua untuk dijadikan mainannya. "Jangan kamu fikir karna kamu perempuan, kami tidak berani melukai kamu anak manis! Malahan sebaliknya, kami akan bersikap ganas! Jadi kalau kamu tidak ingin kenapa-napa, pergi dari sini!" ancam orang itu lagi agar Alexa dan Niko segera pergi dari tempat ini. "A ... takut," sahut Alexa dengan wajah dan suara yang datar. Terlih

