Bab 21 Efek Ciuman

1028 Kata

Lucas sampai di rumah hampir tengah malam. Udara terasa lebih berat saat ia mematikan mesin mobil. Garasi sunyi, hanya suara detak mesin yang perlahan mendingin. Lucas tidak langsung turun. Tangannya masih di setir. Pandangannya kosong lurus ke depan. Bibirnya masih terasa hangat. Ia mengatupkan rahang berusaha agar bernapas stabil dan berpikiran tentang kejadian barusan. Ia membuka pintu mobil dan melangkah keluar. Pintu ditutup pelan, hampir tanpa suara. Seolah suara sedikit saja bisa membocorkan rahasia yang baru saja ia simpan. Lampu ruang tamu masih menyala. Lucas mengernyit. Langkahnya melambat ketika suara televisi terdengar samar. Berita tengah malam. Volume kecil. Terlalu kecil untuk benar-benar ditonton. Di sofa, Kristian, duduk santai dengan satu tangan di sandaran, kak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN