Seorang pria melihat Starla dari kejauhan sembari mengangkat gelas winenya. Tersenyum tipis menatap Starla dengan tatapan nakal yang menggoda. Starla terkekeh dalam hati. Namun sebagai balasan, dia tidak mungkin menunjukkan keangkuhannya. Minimal, dia harus terlihat ramah meski pada dasarnya dia bukan wanita ramah yang hobi mengumbar senyum untuk menyambut seorang pria entah berantah yang seringkali b******k. Starla menaikan gelas birnya dengan sedikit anggukan kepala, dia menunjukan keramah tamahan palsu yang di dalam hati, dia justru merendahkan. Sesaat, pria muda itu bangkit dari duduknya dan perlahan mendekat ke arah Starla. "Boleh aku duduk?" Starla menaikan sebelah alisnya. "Tentu, tidak ada larangan untuk tidak duduk di sini." Jawabnya acuh. Pria seperti ini selalu terobsesi d

