Esok harinya. Starla menahan nafas sewaktu mobil yang dia tumpangi berhenti di depan gedung Apartemen yang Bastian tinggali. Dia tau cepat atau lambat dia tetap harus pergi. Hanya menunggu waktu dan akhirnya waktu itu datang lebih cepat dari perkiraannya. Ada rasa bersalah yang merayap karena sejak awal dia bilang akan tinggal selama satu bulan. Tapi, saat semua rencana tinggal rencana, dia juga tidak bisa berbuat banyak. Lagi pula, dia merasa nyaman kalau dia dan Bastian tidak tinggal di tempat yang sama. Itu lebih baik untuk persahabatan mereka yang selalu di sisipkan perasaan lain oleh Bastian. "Aku akan menunggumu di sini." Suara itu datang dari sebelahnya. Tidak perlu menoleh karena suara itu jelas datang dari orang yang sudah baik kepadanya akhir akhir ini. Aero. Suara pria itu

