identitas pembunuh sudah di ketahui

590 Kata
Cici menertawakan dirinya sendiri karena telah di bohohi, detak jantungnya berdebar-debar kesakitan. Ternyata dia sudah kalah sejak lima tahun lalu. Hilang total, tersesat dalam kekacauan. ''Aku sudah memeriksanya. Satu-satunya orang yang menghubungi Caleb malam itu adalah kamu, dan memang hanya ada sidik jarimu di belati itu." Setelah jeda, Mason lalu melanjutkan pembicaraannya ''Jadi, kalau bukan kamu siapa lagi? TeTapi itu tidak seperti bunuh diri. Ada tanda-tanda pergulatan di bak mandi. Dan Caleb terlihat sangat kesakitan saat dia meninggal.'' ''Apakah itu.........?'' Cici bertanya penasaran, kepahitan di hati nya semakin kuat. Cici berpikir bahwa kali ini, perubahan yang menguntungkan akhirnya datang, tetapi ternyata itu adalah jalan buntu yang tidak terduga. Mason memasukkan sebatang rokok ke dalam mulutnya. Dia tersenyum dan berkata: ''Awalnya saya mengira xaverrios terlalu sewenang-wenang, tetapi sekarang tampaknya buktinya sudah meyakinkan. Cici, sepertinya kamu satu-satunya pembunuh yang membunuh Caleb.'' 'Jadi, di akhir penyelidikan, menurutmu aku sedang berakting dalam sebuah drama?'' tanya cici mencibir karen geram ''Tentu saja tidak.'' Mason perlahan-lahan mencondongkan tubuh ke dekatnya, mengehembuskan asap tebal ke wajah cici, menyipitkan matanya dan tertawa, ''Meskipun demikian, aku masih percaya padamu.'' ''Terima kasih.'' Saat mendengar bahwa mason masih mempercayai nya hati cici sangat tersentuh., saat ini, mason adalah satu-satunya orang yang mau mempercayainya dalam lima tahun. ''Baiklah, jangan bicarakan hal ini sekarang.'' Dia dengan lembut membantu merapikan rambut panjang cici yang terurai dan berkata dengan lembut, ''Saya akan terus menyelidiki kasus Caleb untuk mu sayang . Kamu istirahat dulu dan jadilah pengantinku besok.'' ''Oke.'' Balas cico yang masih linglung dan tanpa sadar mengambil jarak aman dari mason. Mason bahkan tidak marah. Setelah membuang puntung rokok yang belum habis ke tempat sampah, mason berbalik dan pergi. Cici kembli duduk di taman vila deengan perasaaan kesal. Tidak bisakah dia menghilangkan kejahatan membunuh Caleb dalam hidupnya? Tapi apa sebenarnya yang terjadi tahun itu? Bagaimana Kaleb bisa mati? Di pagi hari cici bangun dengan perasaan gelisah dan berencana mandi untuk menenangkan diri. Begitu dia memasuki kamar mandi dan melepas pakaiannya, dia mendengar bunyi bel pintu yang di pencet berulang ulang.. Cici mengira Mason sudah kembali,lalu dia kembali mengenakan handuk mandi dan membuka pintu vila. Namun betapa terkejut nya ia karena Melihat xaverios telah berdiri di depan pintu dengan mata merah bara, cici yang ketakutan lalu bergegas ingin menutup pintu itu kembali Namun tangan xaverios buru buru menekan kenop pintu, mendorong nya hingga terbuka dengan kuat, lalu melangkah masuk, menendang pintu dengan satu kaki, dan menekan tubuh cici ke dinding . ''xaverios, apa yang kamu inginkan?'' tanya cici menatapnya dengan berpura-pura tenang. ''Untuk menidurimu." Balas xaverios dengan Suara parau nya dan tubuhnya yang sudah berbau alkohol. ''cici, apakah kau lupa, kesepakatan kita belum selesai.'' ''lepaskan aku! Biarkan aku pergi" Timpal cici lagi, berjuang untuk mendorong tubuh xaverios menjauh dan meninggikan suaranya. "Saya bisa menyuruh Mason memberikan uang kepada mu jika kamu mau. Aku mohon, lepaskan aku dan jangan ganggu hidupku lagi... Um...'' Belum selesai dia berbicara, lehernya lalu dicekik. Xaverios menatap nya dengan mata merah dan berteriak dengan marah, ''cici, apakah kamu merasa sudah mencapai di puncak kejayaan mu? Hingga kamu Berbicara tentang Mason sepanjang waktu, apakah kamu benar-benar menganggap mason sebagai suami mu? Apakah kamu pantas mendapatkannya?'' ''kami akan menikah besok.'' Cici berkata dengan suara parau dan mengucapkan kata demi kata, "pantas atau tidak nya itu bukan urusan mu,mason adalah suamiku. Jadi, tolong menjauhlah dariku." ''cici, kamu menjijikkan!'' Xaverios mendorong tubuh cici ke sofa dengan kuat,membuka handuk yang di kenakan nya dengan paksa dan berteriak, ''Kalau begitu aku akan menidurimu malam ini. Biarkan aku melihat apakah Mason masih menginginkanmu atau tidak ketika kamu begitu kotor!''
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN