FORELSKET~55

550 Kata

“Savalas” Sesaat setelah mendengar teriakan Savalas yang begitu keras, Clarinda tanpa sadar menyebutkan nama suaminya tersebut dengan kaget dan mencoba untuk melihat sosok pria di belakangnya. Meskipun itu tentunya tidak akan berhasil, lilitan kedua tangan Antaka pada tubuh kecilnya berhasil menghalanginya dalam memandang suaminya yang tengah murka menatap mereka berdua. Clarinda hanya dapat mendengar suara langkah sepatu yang menakan tanah dengan kuat, menunjukan bahwa Savalas tengah melampiaskan kemarahannya pada pijakan kakinya tersebut. “Antaka” panggil Clarinda melirik pada Antaka yang hanya fokus pada pandangan di depannya dan lagi - lagi mengabaikan dirinya. Detak hantung Clarinda semakin berdetak dengan kuat, mengetahui kehadiran Savalas dengan dirinya yang sedang berada da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN