"Ma, Clarinda ngomong mereka temenkan, pastinya cuman ngobrol - ngobrol santai saja sebagai seorang temen." Reiko menyela di tengah pertanyaan yang di lontarkan sang isteri. Tidak membiarkan Clarinda ataupun Antaka yang menjawab. Dirangkul dan dielusnya bahu sang isteri lembut, saat Santi akan kembali membuka mulut. Ditatapnya lurus langsung pada Antaka yang juga tengah berbalik menatapnya. "Senang bertemu dengan kamu Antaka. Saya harap kedepannya hubungan pertemanan antara Clarinda dan kamu baik - baik saja. Dengan begitu hubungan kita juga akan ikut menjadi baik - baik saja." "Tentu saja. Saya sendiri yang akan memastikan tidak akan ada kesempatan sekecil apapun yang membuat hubungan di antara kita berdua menjadi retak." Keduanya saling menatap lurus, bertukar pandang dalam ket

