Laura. "Ra?" "Laura?" "Lau?" "LAURA CARANI!" Seru Lucky akhirnya. "Lo yang bener dong! Itu rekam medis orang kalo sampe ketuker, pasiennya bisa tewas!" Apa? Rekam medis orang? Aku melihat rekam medis yang kupegang, dan ternyata aku sudah salah menulis laporan. Astaga, matilah aku! "Nih, yang baru," kata Lucky sambil memberikan lembaran kertas baru. "Lo kusut banget deh dari tadi gue perhatiin. Maksudnya, gue perhatiin lo sejak dua minggu lalu juga udah gegana gitu. Ada apaan sih? Cerita ama gue sini." Aku mendengus saja saat Lucky bilang begitu. Hari ini adalah hari Sabtu, dan resminya kami, para co-ass harusnya libur. Namun, Lucky dan aku sama-sama berakhir di ruangan ini karena satu dan lain hal. Kami berdua bolos jaga malam. Makanya kami mendapat hukuman untuk mengerjakam lapo

