Strange Smile

1429 Kata

Nico. Aura rumah sakit terlihat menyeramkan untukku. Aku keluar dari ruang operasi setelah melakukan pembuangan tumor yang ada di serebelum. Operasi itu tidak terlalu lama sebenarnya, tapi membuatku sangat lapar saat aku selesai, dan keluar dari ruangan tersebut. Tepat di depan ruang tunggu, aku berbicara sebentar dengan keluarga Si Pasien, tentang keadaannya pasca operasi. "Semuanya baik-baik saja. Keadaan Milka sudah baik, setelah siuman pasien sudah bisa dipindahkan ke ruang perawatan." Keluarganya pun berterima kasih padaku karena—menurut mereka—aku yang menyelamatkan anggota keluarga mereka. Sejujurnya, bukan aku yang menyelamatkannya. Aku hanya perpanjangan tangan Tuhan untuk mengoperasinya secara langsung. Hanya itu saja. Grasak-grusuk perawat-perawat kamar bedah, ICU—dan bahk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN