Dina terbelalak melihat foto yang dikirim oleh orang suruhannya dilayar ponselnnya. Dia tidak percaya dengan apa yang sedang dilihatnya. “Bagaimana bisa itu Nia? Kenapa mereka setega itu padaku?” Netra Dina memanas Dilihatnya lagi foto sepasang manusia yang sedang berduaan disebuah restoran, beberapa foto lainnya memperlihatkan mereka sedang berpelukan dengan mesra. Dina menjatuhkan ponselnya. Ditutupkannya wajahnya dengan kedua tangannya dan menangis. Bik Romlah yang melihat Dina menangis, mendekati dan menyingkirkan meja makan dari hadapan Dina. “Non, ada apa non?” Dina masih terus menangis membuat Bik Rohma menjadi bingung. “Non, jangan nangis dong non.” Bik Rohma berusaha menenangkan Dina Dinga tergugu. Setelah puas menangis, Dina menegakkan kepalanya dan menghapus air matanya.

