Setelah sarapan pagi bersama dengan Leon, Nia bergegas ke kamarnya untuk mandi dan bersiap menikmati hari liburan dadakan ini berdua dengan Leon. Ada yang aneh dengan perasaan Nia hari ini. Hatinya begitu bahagia dan bersemangat. Seumur hidupnya baru kali ini dia merasa hidupnya begitu indah. Alunan nada dengan lirik penuh cinta mengalir indah dari bibir Nia ketika dirinya tengah asyik membersihkan setiap jengkal bagian tubuhnya. Benar kata orang, bernayanyi di kamar mandi membuat level suara naik 5 tingkat. Hari ini dirinya harus tampil cantik, bersih dan wangi. “Astaga.. Perempuan yang telah menua sebagai lajang kronis ini sepertinya telah kehilangan jati dirinya. Aku kira aku sudah benar-benar mati rasa, ternyata aku memang benar-benar manusia. Ya Tuhan Niaa.” Nia berbicara pada dirin

