Bab 83 - MJD 27

1494 Kata

Aku segera mengambil gawai dan mengusap layarnya. Kucari kontak yang sudah kuubah dengan nama panggilan sayangku untuknya---calon suamiku. Terdengar lebay, ya? Tapi terserah aku lah, yang calon istrinya kan aku. Segera kutempel pada daun telinga menunggu seseorang mengangkat panggilanku. Namun nihil. Bang Danesku sepertinya benar-benar marah. Apakah dia berpikir aku serendah itu? Kulakukan panggilan berulang tapi tetap tidak ada jawaban. Pijit lagi nomornya, tidak diangkat lagi. Berulang kali hingga beberapa menit waktuku habis untuk hal itu. Jemariku bergerak mengetik pesan dengan cepat. Sementara hatiku sudah terasa bergemuruh ingin meneriaki si kurang ajar Elha. Lihat saja nanti pulang. Akan kuberikan hadiah manis untuknya. Namun apa ya? Aku pun saat ini tidak bisa berpikir, biar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN