Melempar Jangkar

1658 Kata

23/32 Rendy mendengar perintah sang bapak pun langsung meletakkannya di samping kursi sang bapak. Fania dipersilahkan duduk dan berakhir duduk di samping Rizal. Mereka terlihat berdampingan dan serasi. Acara makan siang itu berjalan hikmat diiringi obrolan kecil mereka dan teriakan dari cucu pertama yang memang sedang masa aktif-aktifnya. Tapi antara orang-orang yang sedang duduk makan di meja makan panjang itu. Ada satu tangan yang sedang bermain di atas paha orang yang ada di sampingnya. “Sttthh….” “Bapak kepedasan,” tegur Fania sambil tersenyum. “Iya,” jawab Rizal singkat, dia meminum air yang ada di gelasnya dengan pelan. Yang sebenarnya terjadi adalah jemari lentik tangan wanita yang ada di sampingnya itu sudah menjalar ke gundukan celananya yang sudah menggembung sendari tadi k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN