Labuhan Palsu

1667 Kata

23/33 “Emang kenapa kalau aku lagi hamil? Gak boleh buka suara!” jawab Sintia dengan tidak kalah keras, dia sudah terbawa emosi. “Sayang tenang, sudah cukup ya…,” kata Lutfi menenangkan Sintia yang tengah menggebut dengan napas terengah. “Sudah-sudah Mas-kan sudah janji tadi, kamu tadi juga sudah ancam Mas, mana berani lagi Mas,” ungkap Lutfi dengan nada serius. “Tapi memang benar, merebut dan meminta izin itu sangat berbeda jauh. Itu sama halnya dengan pelakor dan poligami. Pelakor itu adalah pencuri sedangkan poligami adalah kunci surga seorang istri yang akan dipoligami,” jelas Kamisah dengan nada lebih tenang. Dia pun memandangi orang yang menjadi tujuan penjelasannya yaitu Fania. Dia menatap Fania saat menjelaskannya agar pesan yang dia sampaikan itu sampai pada Fania. Ucapan dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN