Di Balik Tawa

1187 Kata

Bel pertanda masuk berbunyi dan membuat kelas yang tadinya sepi kini menjadi ramai. Suara riuh juga terdengar karena tidak sedikit siswa yang masih mengobrol dan suara derit kursi yang digeser. Nathan melihat sebentar ke bangku Gavin lalu berbalik badan ke belakang untuk melihat Greesa. “Gres, Gavin mana? Ini tasnya ada. Jangan bilang dia ada urusan mendadak lagi.” “Enggak, Beb. Dia ada, kok. Bentar lagi juga paling bakal nongol tuh anak.” “Tapi ini udah bel masuk lho, Beb. Eh, gue ikut panggil beb, sih.” Nathan memegang mulutnya yang mulai membuatnya kesal. Mata Greesa mendadak berbinar-binar. Dia menarik napas panjang sebelum akhirnya …. “Yey! Yuhuuu …! Woy, lo semua yang ada di kelas ini! Lo semua denger tadi? Nathan manggil gue ‘beb’! Yuhuuu …!” “Apaan sih Gres berisik banget,”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN