"Kak cepetan bawa mobilnya ya, 15 menit lagi kelas aku udah di mulai." Dari awal berangkat, ia selalu heboh. Bahkan Alvin pun sampai geleng-geleng kepala dibuatnya. "Iya, Sayang," balasnya. Kim langsung menoleh ke arah Alvin saat kata itu ditujukan padanya. "Terserah aku mau memanggil istriku dengan panggilan apapun itu," komentar Alvin sambil menyambar tangan Kim dan menciumnya. "Tak berubah sama sekali," gumam Kim. Memang benar, hanya butuh 10 menit bagi Alvin untuk sampai di kampus. "Aku masuk dulu," pamit Kim sambil mencium punggung tangan suaminya. Alvin malah menariknya, hingga akhirnya ciuman itu terjadi. Sedikit menikmati, tapi Kim berusaha lepas. Karena ia masih mengingat kuliahnya. Kalau tidak, mungkin ia akan memberikan durasi yang lebih lama pada suaminya itu. Kim

