Alvin yang mendapat reaksi seperti itu, tentu saja kaget sambil memegangi pipinya bekas tamparan. "Kok aku malah ditampar?" tanya Alvin bingung. "Kakak jahat!" Kim langsung menangis di hadapan Alvin. Air bening itu mengalir begitu saja di kedua pipinya. Melihat itu, Alvin langsung menarik wanita itu ke pelukannya. Kim menolak dan melepaskan diri dari Alvin dengan kondisinya yang masih dalam keadaan menangis. "Jangan menyentuhku lagi, aku kecewa padamu! Aku kecewa!" Ia masih menangis sesengukan. Itulah kesedihan yang ia tahan selama ini, dan saatnya akan ia keluarkan bersama air mata. Mendengar itu, Alvin tiba-tiba saja langsung berjongkok dihaapannya, sambil mengamit kedua tangan Kim. "Iya, aku memang jahat. Maafin aku yang udah ninggalin kamu selama ini, Kim. Aku bukanlah suami y

