48

2032 Kata

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Bodohnya, di tengah terik matahari siang, di saat manusia-manusia lain— para pelajar di sekolah SMA Delite sedang menimba ilmu walaupun dalam pembelajaran online, beda lagi dengan kegiatan yang dilakukan Agas, Dava, Deril, dan Andi. Empat pelajar yang disanjung seluruh siswi-siswi di SMA nya itu malah asik group video call. Mereka mengobrol disana sejak setengah jam yang lalu. Jangan tanya ide siapa. Sudah jelas hal yang seperti akan selalu berawal dari otak Agas. Usai mereka berempat sama-sama mengaku kalau sedang gabut dan tidak tahu harus apa, akhirnya Agas menyarankan untuk melalukan video call di aplikasi w******p saja. Andi sebenarnya tidak min

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN