49

2048 Kata

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Berapa kali Dava bilang — tanpa ada kata bosan mengucap — kalau dia benar-benar sedang merindukan sang kekasih hatinya, alias Giselle Afreea Wicaksana? Ini sudah dua minggu, benar-benar empat belas hari setelah ia terakhir masuk ke sekolah dan bertemu Gisel serta teman-temannya yang lain. Seperti dugaan Andi kala itu, sekolah benar-benar mengumumkan pengunduran jadwal masuk dengan tidak adanya kepastian lebih lanjut hingga kapan. Menghabiskan waktu bersama Gisel hanya via teelpon, mendengar suara, atau plaing banter cumn ngevideo call jadi bisa liat mukanya, tetep aja gak cukup memuskan Dava. Ia butuh bertemu. Bahkan saking kangennya, dia sampai be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN