64 | Pelukan

1905 Kata

Denta berlari cepat menyusuri lorong rumah sakit, dan berhenti tepat di depan UGD. Namun sayang, dia tidak menemukan pemuda itu, membuat Denta memilih untuk bertanya pada beberapa petugas rumah sakit yang hilir mudik di dekatnya. Cewek cantik itu mendesah, mengusap wajah dengan kasar, ketika tak ada satu pun orang yang tau keberadaan Gasta. Denta memilih melanjutkan langkah menuju taman belakang rumah sakit. Entah mengapa, firasat gadis itu membawanya sampai di taman yang cukup luas ini. Meski malam dan udara ibu kota cukup dingin, seusai hujan deras mengguyur tadi sore, taman ini lumayan ramai dikunjungi beberapa orang. Setelah lelah memutari taman, dan benar saja, Denta menemukan Gasta yang tengah di kursi panjang putih. Kedua kakinya terangkat ke kursi, dengan dua lengan yang saling me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN