65 | Balikan

2230 Kata

Lapangan outdoor SMA Ghaveria, dialih fungsikan menjadi tempat untuk latihan para atlet dalam ajang turnamen RIPU Cup. Di lapangan sebelah utara, kumpulan pemain cheerleaders dari SMA Sevit, terlihat bergerombol di sana, tengah sibuk menyoraki anak basket sekolah mereka yang tengah latihan. Tidak terkecuali Denta, yang sudah rusuh memberikan semangat, menggunakan pompom di tangan, mengangkatnya tinggi-tinggi dengan heboh. “Zam, lo jangan malu-maluin gue sebagai pacar dong! Masa dari tadi rebut bola aja nggak mampu? Cuih,” ledek Nafa, dibalas pelototan tajam oleh Azam. Sementara Nafa, tidak takut dan malah melototi Azam balik dengan galak. “Wo a wo e!” jerit Tsabita yang menambah rusuh, di antara mereka. “Sumpah, Yan. Muka lo tuh nggak cocok tau, kalau jadi garang begitu. Sekali Mister B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN