Barra di luar begitu antusias dan penuh haru ketika suster menyerukan sebuah kata dari surga. "Suami nyonya Arashi!" "Iya, saya." Barra segera berdiri dan menghampiri suster itu. Barra benar-benar tak sabar. Ia ingin mengambil alih bayi dalam gendongan suster itu, ke dalam gendongannya. Baby B. Bayinya dengan Rashi. "Bapak muslim?" "Iya." "Baik, segera diadzani bayinya ya, Bapak. Selamat, anak Anda sehat sekali. Laki-laki, panjang 49 cm, berat 2,9 kg. Lahir tepat pukul 07.15 wib. Jari tangan lengkap 10, jadi kaki pun lengkap. Insyaallah semua sempurna. Nyonya Arashi masih di dalam ruang observasi untuk dipantau keadaannya. Istri Anda pun selamat, sehat, bisa melampaui segala rangkaian pembedahan dengan begitu baik." "Syukur lah, alhamdulillah." Barra begitu lega mendengar itu semua.

