••• "Mommy Daddy" Daveed berlari menuruni tangga dengan cepat. Menghampiri kedua orang tuanya yang sedang menonton televisi. Zac berlari lalu menangkap putra kecilnya kedalam gendongannya, Zac berputar putar, membuat Daveed tersenyum senang. "Jangan berlarian seperti tadi Boy, nanti jatuh bisa berdarah, mau?" Daveed menggeleng, lalu merengek minta digendong Marsha. Marsha tersenyum, wajah putranya sangatlah lucu. Dengan cepat kini Daveed telah berada digendongan Marsha. Pria kecil itu memeluk leher Marsha lalu menangis. "Hey, Putra Mommy kenapa? " Daveed semakin mengeratkan pelukannya. Pria kecil itu menyembunyikan kepalanya dileher putih Marsha. Marsha menatap Zac dengan bingung. Namun Zac juga sama, Pria itu mengangkat kedua bahunya tak mengerti. "Kenapa sayang?" "Mommy, apakah

