••• Hari-hari telah berlalu, kini usia kandungan Marsha telah menginjak 9 bulan. Hari yang begitu sulit bagi seorang Istri yang tengah hamil tanpa ditemani seorang suami disampingnya. Disaat dirinya ingin merasakan pelukan dan perhatian dari suaminya, Marsha hanya bisa menyaksikan kebekuan Zac yang tak kunjung membuka kedua matanya. Air matanya kembali menetes, genggaman tangannya mengerat. "Bangun Zac!, sebentar lagi anak kita akan lahir" lirih Marsha tangisnya menggema diseluruh ruangan bernuansa putih itu. Ruangan kembali hening saat Marsha mencoba menarik nafasnya lebih dalam lagi, dan menghembuskannya secara kasar. Tak ada siapapun disana, hanya ada sepasang Suami Istri yang belum sempat menikmati pernikahannya. Tuhan begitu senang mempermainkan kehidupannya. Apakah Marsha memang

