Setelah hampir tiga jam, Dokter keluar dari ruangan ICU. Zac yang melihat pintu terbuka segera berlari dan menghampiri dokter tersebut. "Bagaimana keadaannya Dok?” Tanya Zac dengan raut wajahnya yang menunjukkan sangat ketakutan. "Istri Anda baik-baik saja, begitu juga dengan bayinya.” Zac memejamkan kedua matanya. Bersyukur atas ucapan Dokter tersebut. Zac kembali membuka kedua matanya. "Terima kasih Dok, apa saya boleh menemuinya?" Dokter tersebut tersenyum, lalu mengangguk. Zac segera berlari memasuki ruangan istrinya. Perasaan marah kepada Luke seolah lenyap saat melihat wajah Istrinya yang masih memejamkan kedua matanya. "Marsha?, Maafkan aku.” Zac menunduk, kedua air matanya berlinang deras. Sungguh bukan Zac seperti biasa. "Aku tidak bisa menyelamatkanmu sayang, Aku sangat b

