27.It Gets Better “Halo?” “Sweetie?” Alodia memejamkan mata sejenak. Gara-gara ia nggak membalas SMS Danola, cowok itu terus saja menghubunginya. Danola terus mengirimkan pesan dan juga berkali-kali me-missed call-nya. Bukan apa-apa, sih. Sejujurnya Alodia nggak mau terbuai masa lalu. Bagaimanapun juga, sikap Danola sejak mereka bertemu kembali membuat perasaannya galau. Terlebih lagi Ashila sudah menjelaskan yang sebenarnya. Ia jadi merasa sedikit menyesal karena selalu menghindari Danola tanpa mau mendengarkan penjelasannya dulu. “Apa?” Alodia menyahut dengan nada dibuat sejutek mungkin. “Gue sakit, nih. Demam,” kata Danola di seberang sana, suaranya terdengar lemah. "Tadi pagi sehat-sehat aja tuh!” “Iya, tapi pulang dari rumah lo, guenya langsung sakit, Sweetie.” “Rasain. Ngela

