Chapter 29

1485 Kata

    Rasanya sudah lama Alexa tidak pernah tidur senyenyak ini. Sekalipun sempat tidak bisa tidur semalaman karena memikirkan Marco, tidur Alexa benar-benar berkualitas begitu dia berhasil masuk ke alam mimpinya. Tidak seperti biasanya, Alexa bisa tertidur pulas tanpa terbangun sedikitpun.     Alexa melirik jam weker yang ada di atas nakas di samping tempat tidurnya. Bahkan sebelum jam weker itu berbunyi, Alexa sudah merasa luar biasa segar dan bersemangat. Terutama saat mengingat bahwa Marco ada di apartemen sebelah.     Marco…. Alexa otomatis tersenyum lebar saat mengingat pria itu. Alexa tidak pernah menyangka Marco mempunyai perasaan yang sama dengannya. Marco bahkan nekad ke Indonesia demi dirinya. Itu adalah hal termaksimal yang bisa dimintanya dari Marco.     Alexa baru saja kelua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN