“Kamu mau makan apa siang ini?” Alexa berpikir sejenak sambil menekan tombol lift di hadapannya. “Hmm, ada restoran yang baru buka di GI, kata temen-teman kantor sih enak. Kita ke sana aja?” Marco mengangguk dan tersenyum. “Aku tidak peduli mau makan apa, yang penting aku makan sama kamu,” jawab Marco sambil tersenyum lebar. Alexa tergelak. Semakin lama Marco semakin sering memberinya rayuan gombal seperti barusan. Sekalipun itu hanya sebuah rayuan gombal, Alexa tetap merasa berdesir saat mendengar dan melihat Marco saat mengatakan rayuan gombal itu. “Lex.” Alexa dan Marco menoleh bersamaan saat mendengar suara seseorang dari belakang mereka. Alexa langsung melihat Adrian yang tersenyum lebar saat melihatnya. “Hai, Yan,” sapa Alexa ramah. “Astaga, Le

